May 25, 2012

Egyptian Goose

0 comments
Egyptian Goose

Egyptian Goose adalah salah satu unggas air hias yang sudah akrab di wilayah Mesir. Pada zaman Victoria unggas ini berkembang biak sangat pesat membentuk suatu koloni secara bebas di danau dan perkebunan seperti di Blickling, Gunton, Holkham dan Kimberley.

Bahkan menurut Wildfowl and Wetland Trust, Egyptian Goose ini mendominasi hampir 90 persen dari populasi nasional sekitar 900 burung. Kita bertanya-tanya mengapa jenis angsa ini begitu enggan untuk menyebar dari wilayah asli mereka.

Dalam cuaca tropis Afrika mereka pulang ke Mesir bertempat di sungai, rawa dan danau, beralih ke berbagai tempat untuk bersarang. Mereka kadang memilih bersarang di rongga dan lubang di pohon yang ditinggalkan sarang burung lainnya, juga karang di tebing.

Mengerami delapan atau sembilan telur, setelah sekitar empat minggu telur-telur tersebut menetas. Anak itik berbulu halus dan sangat lucu, Seringkali hanya satu atau dua anak itik yang dapat bertahan hidup karena adanya predator yang sering mengincarnya, seperti burung elang dan persaingan dengan angsa Kanada dan angsa Lag abu-abu.

punggung masing-masing dekat pangkal leher sambil memukul dengan sayap dan bahkan memukul dengan kaki. Setelah bertelur, burung-burung hampir hilang sampai saatnya tiba untuk mengawal armada dari Angsa ke air.


Related posts :







Cari Artikel Seputar Unggas Disini


Leave a Reply

Silahkan beri komentar setelah Anda membaca Artikel di blog ini